Penampakan Anak Pemilik Bom yang Terluka Terkena Ledakan
Penampakan Anak Pemilik Bom yang Terluka Terkena Ledakan

Penampakan Anak Pemilik Bom yang Terluka Terkena Ledakan

Pasuruan - Selain melukai Anwardi (50), ledakan bom di Pasuruan juga melukai anaknya yang masih berusia 6 tahun. Anak itu sekarang tengah dirawat di rumah sakit.

"Pertama ada ledakan di dalam rumah. Warga mengira ledakan elpiji sehingga warga langsung mendatangi rumah tersebut," kata Firman Andre, warga yang sempat masuk ke dalam rumah, Kamis (5/7/2018).

Menurut Firman, saat warga masuk diketahui anaknya terluka. Warga lalu membawa anak tersebut ke rumah sakit.

"Saat warga masuk baru diketahui anaknya terluka. Warga juga menyadari jika itu bukan ledakan elpiji karena tercium bau seperti mesiu," terang Firman.

Mengetahui anaknya dibawa ke rumah sakit, Anwardi hendak menyusul anaknya. Namun puluhan warga menghalanginya.

"Warga menghalangi dia karena tahu yang meledak bom. Sebagian warga juga sudah lapor polisi," terangnya.

Begitu dihalangi warga, Anwardi masuk ke rumah mengambil tas ransel. "Ia mengancam warga dengan ransel itu. Saat itu dia meledakkan bom lagi, sebanyak 3 kali," terangnya.

Baca juga: Kapolda Jatim Pastikan Ledakan di Pasuruan Berasal dari Bom

Karena itu, warga menjauh dan Anwardi mengambil motor dan kabur dalam keadaan terluka.

Supriyanto alias Didit, warga lainnya mengungkapkan Anwardi sudah sekitar 2 tahun mengontrak di rumah Saprani. Selama ini dia jarang bergaul dengan warga.

"Warga tahunya dia bernama Anwar bin Abdullah," terangnya.

Baca:

Buka Komentar