Seorang Dukun Cabuli 4 ABG di Pekalongan
Seorang Dukun Cabuli 4 ABG di Pekalongan

Seorang Dukun Cabuli 4 ABG di Pekalongan

Seorang kakek yang berprofesi sebagai dukun atau tabib di Kabupaten Pekalongan diamankan polisi. Kakek yang berinisial AT (56) diciduk polisi karena aksinya mencabuli 4 remaja.

Tersangka merupakan warga Desa Semut Kecamatan Wonokerto ini dilaporkan oleh salah seorang orangtua korban karena telah mencabuli anaknya.

Dari hasil pemeriksaan sementara ini, pencabulan yang dilakukan AT sejak Oktober 2017 hingga Januari 2018. Ada 4 korban perempuan yang masih berusia remaja.

Kasubag Humas Polres Pekalongan, AKP M Dahyar saat berbincang dengan detikcom di Mapolres Pekalongan menjelaskan modus yang dilancarkan tersangka.

"Awalnya pelaku membujuk korban pertama agar ikut bertempat tinggal dengannya. Setelah tinggal bersama tersebut, korban dicabuli oleh pelaku di dapur rumah pelaku," jelas M Dahyar.

Kedekatan pelaku dengan keluarga para kobannya, dimanfaatkan pelaku untuk melancarkan aksi pencabulan tersebut. Demikian juga dengan korban-korban lainnya.

AT melancarkan aksinya saat anak dan istrinya tak berada di rumah. Dia mengaku mengancam para korbannya agar tidak menceritakannya pada orang lain, atau bila itu terjadi akan terkena azab.

"Setiap kali usai melakukan itu (cabul), saya pesan pada mereka (korban) agar tidak menceritakan peristiwa tersebut kepada siapapun, sebab akan mendapat azab / musibah," kata AT kepada polisi di Mapolres Pekalongan, Jumat (23/2/2018).

Hingga akhirnya, salah seorang korban menceritakan pada orangtuanya atas apa yang dilakukan AT pada dirinya.

"Modusnya meminta bantuan para korbanya untuk membuatkan minuman kopi di rumahnya, dengan diming-imingi upah berupa uang," jelas M Dahyar.

Akibat perbuatanya tersebut, tersangka cabul ini dijerat dengan Pasal 82 ayat (1) dan (4) Undang Undang RI No 17 tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang Undang No 01 tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas Undang Undang RI No 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak Menjadi Undang Undang juncto Pasal 76E Undang Undang RI No 35 tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang Undang RI No 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Baca:

Buka Komentar