Motif Pelaku Teror Bom Kelenteng di Karawang
Motif Pelaku Teror Bom Kelenteng di Karawang

Motif Pelaku Teror Bom Kelenteng di Karawang

Dadang Purnama, pelaku yang mengancam kelenteng Kwan Tee Koen mengaku nekat mengirim surat ancaman karena dendam kepada seorang pengusaha keturunan Tionghoa. Ia pun menuntut uang pesangon setelah dipecat pengusaha itu setahun lalu.

"Orangnya pelit. Saya kesal karena cuma dikasih 7 juta (rupiah). Harusnya kan sesuai prosedur tenaga kerja," ujar Dadang saat dikonfirmasi detik saat ekspos di kelenteng Kwan Tee Koen, Senin (12/2/2018).

Ancaman teror bom itu pertama diketahui oleh Karuna Atmaja, seorang buruh. Saat keluar dari kelenteng, ia dihampiri Dadang. Dadang menitipkan satu bungkusan kepada Karuna. Bungkusan itu berisi satu buah Alquran kecil bersampul kain merah dan uang sebesar Rp 10.000.

Meski begitu, Dadang bungkam saat ditanya motif menyelipkan surat ancaman bom di dalam Alquran. "Saya cuma kesal. Kerja lama-lama cuma dikasih 7 juta (rupiah)," ungkap dia.

Kapolres Karawang, AKBP Hendy F Kurniawan mengatakan masih menyekidiki motif Dadang menyelipkan surat ancaman bom ke dalam Alquran. "Masih kita dalami motif pelaku menyelipkan surat ancaman (di dalam Alquran)," ujar Hendy saat dikonfirmasi detikcom melalui pesan singkat.
Sebelumnya, warga Karawang dibuat geger oleh ancaman teror bom 4 hari jelang Imlek di tahun 2018. Meski tim gegana memastikan tak ada bom di kelenteng tersebut, Dadang tetap dijerat undang-undang terorisme. "Pelaku terancam hukuman penjara minimal 4 tahun penjara, maksimal hukuman seumur hidup atau hukuman mati," kata Hendy.

Baca:

Buka Komentar