Mendapat ijin dari Anies Berjualan di Jalan, Kini PKL Mulai Kuasai Trotoar
Mendapat ijin dari Anies Berjualan di Jalan, Kini PKL Mulai Kuasai Trotoar

Mendapat ijin dari Anies Berjualan di Jalan, Kini PKL Mulai Kuasai Trotoar

Wakil gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengungkapkan ingin kawasan pasar Tanah Abang menjadi seperti Grand Bazaar di Istanbul Turki.

"Tanah Abang ini kita sudah punya konsepnya dan ciamik kalau secara long time kita tahu kayak Grand Bazaar (Istanbul Turki)," ungkap Sandiaga di Balai Kota Jakarta, senin (20/11).

Politikus Gerindra itu juga memiliki target tersendiri untuk kawasan pasar Tanah Abang jika nanti sudah terealisasi penataan jangka panjangnya. Target terbesarnya adalah menjadikan pasar Tanah Abang sebagai pusat perbelanjaan.

"Kita targetkan 500 ribu pengunjung, tokonya bisa di level 10.000 sampai 20.000 jadi sebuah pusat perbelanjaan itu mimpi kita," ujarnya.

Sayangnya, penataan sejumlah PKL di jalanan Tanah Abang tampak menemui jalan buntu. Kini, beberapa pedagang yang tak kebagian lapak malah memenuhi trotoar untuk berjualan.

Turun dari stasiun Tanah Abang, warga harus siap kembali berdesakan dan bersikutan dengan warga dan pedagang.

Tak hanya di situ, setelah berhasil turun ke jalan Tanah Abang, masih harus mengantre lantaran trotoar hanya dapat dilalui seperempat saja, sisanya diisi lapak-lapak PKL.

"Dari kereta sudah desak-desakan, turun sini masih penuh yang dagang," ucap Karlin (24) warga Depok, di Tanah Abang,

Dino, penjual air mineral keliling di stasiun Tanah Abang mengatakan, para PKL kembali menyerbu jalanan di pasar dan stasiun Tanah Abang baru akhir-akhir ini saja.

Baca: Usai Tampil di Mata Najwa, Anies Baswedan Komentari Sikap Najwa Shihab

Sepanjang trotoar depan stasiun dipenuhi pedagang makanan hingga mainan anak-anak. Sedang trotoar dan jalan depan Pasar Tanah Abang Blok G, PKL pakaian berjejer dan membuang sampah plastik di jalanan.

"Ya gimana lagi mbak, namanya cari uang," ucap Yuni, penjual baju anak.
source: liputan6

Baca:

Buka Komentar