Lieus: Berkat Najwa, Publik Melihat Sosok Anies yang Cerdas
Lieus: Berkat Najwa, Publik Melihat Sosok Anies yang Cerdas

Lieus: Berkat Najwa, Publik Melihat Sosok Anies yang Cerdas

Sejumlah pihak mengkritisi presenter Najwa Shihab yang memandu acara Mata Najwa dengan menampilkan dua nara sumber, Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan-Sandiaga Uno. Acara yang tayang disalah satu  stasiun TV swasta pada Rabu (24/1/2018) itu, mengulas tentang 100 hari kinerja Anies-Sandi memimpin ibukota.

Salah satu yang mengkritisi yakni aktivis Tionghoa, Zeng Wei Jian. Ia bahkan langsung memposting komentarnya atas acara tersebut dengan menyebut Najwa Shihab “ngeselin” dan berusaha mencabik-cabik Anies.

“Nggak nyangka, Anchor Nazwa Syihab (Nana) ngeselin banget. Semasa Ahok, Nana masuk camp Ahoker anti Anies-Sandi. Malam ini, 24 Januari 2018, tepat 100 hari Anies-Sandi berkuasa, Nana berusaha mencabik-cabik,” tulis Zeng beberapa hari lalu.

Tak sebatas itu, Zeng bahkan mengata-ngatai Najwa Shihab dengan kata-kata Crystal clear, kopong, tidak cerdas, ngak ngerti dan tau tau beda Undang Undang dengan Perda. “Alih-alih mendrive talk show, Nana bikin kacau. Penjelasan jernih Anies sering diintersepsi dengan statement ngawur Nana. Bikin kusut talk show,” tandasnya.

Komentar tajam Zeng itu langsung mendapat sanggahan dari Koordinator Forum Rakyat, Lieus Sungkharisma. Menurut Lieus, justru Zeng telah salah persepsi atas apa yang ia saksikan di acara tersebut.

Lieus mengatakan, dengan gaya bertanya seperti itu Najwa justru telah sukses menguji kecerdasan Anies sebagai pemimpin. “Tak banyak tokoh apalagi pemimpin yang mampu berpikir dan berbicara dengan tenang, jernih dan tetap fokus bila terus menerus dicecar pertanyaan seperti yang dilaukan Najwa itu,” kata Lieus kepada NNC, Minggu (28/1/2018).

“Kebanyakan orang langsung akan menjadi gugup, kehilangan konsentrasi dan bahkan menjadi emosi. Bandingan sikap Anies yang tetap tenang dengan sikap Luhut Binsar Panjaitan saat diwawancarai tim Najwa soal reklamasi. Luhut menjawab pertanyaan dengan suara tinggi dan penuh dengan nada ancaman,” sambung Lieus.

Koordinator Komunitas Tionghoa Anti Korupsi (KomTak) berpendapat, jika Zeng atau penonton acara Mata Najwa malam itu punya persepsi lain tentang cara Najwa membawakan acara tersebut, semua itu tergantung dari sisi mana mereka melihatnya.

“Kalau saya justru melihat cara Najwa itu selain upayanya untuk menjadikan acara tersebut tontonan yang menarik, juga bagian dari caranya untuk menunjukkan pada pemirsa apakah narasumbernya seorang yang cerdas, cool atau emosional,” ungkapnya.

Lieus menambahkan, apabila seorang yang tidak cerdas dan emosional pastilah akan langsung emosi jika merasa terus disudutkan. “Tapi malam itu Anies justru terus tersenyum mesti Najwa terus mencecar dan memotong pembicaraannya,” ucap dia.

Lebih jauh Lieus menyebut, Anies dengan tenang dan runtut menjelaskan berbagai masalah terkait PKL Tanah Abang, Becak, Rumah DP Rp 0 dan reklamasi mesti Najwa terus menyudutkannya dan seolah tak peduli dengan jawaban yang diberikan. “Anies tak terlihat risau dengan cecaran pertanyaaan yang diajukan Najwa,” pungkasnya.

Baca: Sandiaga Temui Sopir Angkot tanpa Bawa Solusi, Begini Jadinya

Karenanya, Lieus menilai tak ada yang salah dari cara Najwa membawakan acara tersebut, karena lewat acara itu semakin meyakinkan publik akan sosok Anies yang cerdas, fokus, dan tidak emosional.

“Saya kira justru disitulah letak kecerdasan Najwa. Dia tak hanya menyuguhkan sekedar tanya jawab, tapi mencoba mengorek sisi tersembunyi dari narasumbernya. Dalam hal Anies, saya kira Najwa berhasil melakukannya," pungkasnya.

"Sebab di acara Najwa malam itu kita benar-benar telah diyakinkan bahwa Anies adalah pemimpin yang cerdas, sangat fokus, cool dan tidak emosional. Berkat Najwa, Anies justru berhasil memberi jawaban yang membangkitkan rasa cinta tanah air dan semangat bela negara," tutup Lieus.
resource: netralnews

Baca:

Buka Komentar