3 Pelaku Penelanjangan Pasangan Kekasih Ditangkap Polisi, Begini Fakta Sebenarnya!
3 Pelaku Penelanjangan Pasangan Kekasih Ditangkap Polisi, Begini Fakta Sebenarnya!

3 Pelaku Penelanjangan Pasangan Kekasih Ditangkap Polisi, Begini Fakta Sebenarnya!

Jajaran Polresta Tangerang langsung mengamankan pelaku pengeroyokan yang videonya sempat menjadi viral di jagat media sosial.
video mesum pasangan kekasih

Ada tiga orang yang diamankan terkait kasus tersebut. Hal itu diungkapkan langsung oleh Kapolresta Tangerang, AKBP Sabilul Alif.

Ia menjelaskan insiden yang menghebohkan ini berlangsung pada Sabtu (11/11/2017) malam.

Peristiwa itu berawal saat warga sekitar melakukan penggerebekan di rumah kontrakan yang berlokasi, Kampung Kadu RT 07 / RW 03 Kelurahan Sukamulya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang.

Polisi mengatakan pasangan yang digerebek warga di Cikupa, Kabupaten Tangerang, bukan pasangan mesum.

Mereka diketahui sedang menjalin hubungan dan berencana menikah. Sabilul menjelaskan lagi, sebelum digerebek warga, korban pria datang ke kontrakan pacarnya membawa makanan. Namun tak lama, warga datang dan memaksa keduanya mengaku berbuat mesum.

Kata Sabilul lagi, si pria antar makanan, lalu ke kamar mandi sikat gigi, habis itu keluar langsung ditarik suruh ngaku, kalau nggak ditelanjangi.

"Yang jelas aslinya pakai baju," ujar Sabilul.

Dia menambahkan saat itu kedua korban sama-sama masih mengenakan baju. Pelaku yang menggerebek lalu menarik baju pasangan tersebut.

"Dua-duanya pakai baju. Digedor orang, ditarik bajunya, dibuka oleh oknum itu," ungkap Sabilul.

Pasangan kekasih ini yakni RN (28) dan MA (20). Bukan hanya dipaksa buka baju, tapi dikeroyok hingga mengalami luka-luka. Bahkan diarak, dilucuti pakaiannya, dan direkam. Diposting sehinga menjadi viral.

"Kami sudah mengamankan tiga pelaku yang melakukan pengeroyokan itu," ujar Sabilul kepada Warta Kota, Senin (13/11/2017).

Ketiga pelaku tersebut merupakan aktor intelektual terjadinya insiden ini. Mereka di antaranya lelaki berinisial G, T, dan C.

"Ketiganya kami tangkap hari ini," ucapnya.

Menurutnya, pihaknya tengah mendalami kasus tersebut. Beberapa saksi - saksi pun sudah dimintai keterangan.

"Untuk di balik motifnya masih kami kembangkan, yang jelas mereka sebagai provokatornya," kata Sabilul.

Sabilul menyatakan jajarannya akan menindak tegas siapa pun pelaku penganiayaan. Para pelaku sudah dibawa ke Mapolresta Tangerang guna proses penyelidikan lebih lanjut.

"Keadaan korban masih trauma dan sudah menjalani visum," ungkapnya.

Ia menerangkan kedua korban tersebut memang memiliki hubungan yang spesial. Mereka dalam waktu dekat ini akan segera menikah.

"Korban dikeroyok di kontrakan ceweknya. Mereka luka - luka dan masih dalam perawatan," papar Sabilul.

Sebelumnya, sebuah video bertema pasangan remaja mesum baru saja beredar di media sosial dan langsung menjadi viral.

Video berdurasi 2.29 menit itu diposting oleh sebuah akun di facebook pada 12 November 2017 pukul 09.23 WIB.

Akun pemosting video tersebut berinisial AP. Dalam keterangan video terebut ditulis : Viral.

Apapun ceritanya... Kesalahannya... Tapi apakah pantes di perlakukan seperti ini.?

Baru satu hari viral, hingga kini video tersebut sudah ditonton lebih 1 juta kali. Dan lebih dari 9800 kali dibagikan. Dalam video terdengar suara warga. Salah satunya yakni suara pria yang bertanya: "Celana dia mana, celana dia?"

Kemudian disambung oleh suara perempuan yang berkata :"Celanain atuh, jangan kejem-kejem banget,"

Suara ini terdengar pada menit ke 1.11 yang kemudian disambung oleh suara dari perempuan yang digrebek. "Ampun paakkk,"

Komentar warganet pun berhamburan dalam postingan tersebut. Sebagian merasa iba karena tindakan yang dilakukan pada pasangan tersebut dianggap kurang tepat.

Mereka mmg salah, tp ga mesti kyk gtu. hukum masih ada, kita blm tentu bersih. Ga pnya pemikiran ya," tulis akun Afni Rahayu dalam komentarnya.


"jngan main hakim sendiri," tulis akun Joko Putra Priono Priono .

"Bagi yg memvidiokan ini supaya di hapus tidak baik diperto tonkan nasihati saja karna dgn kekerasan seperti ini tidak dapat menyelesaikan masalah ...ingat...jang masalah ini jadi pemicu masalah yg lebih besar.." tulis akun Helti Kekung.

Baca:

Buka Komentar