Bendahara Saracen Dua kali Mangkir dari Panggilan Polisi
Bendahara Saracen Dua kali Mangkir dari Panggilan Polisi

Bendahara Saracen Dua kali Mangkir dari Panggilan Polisi

pinemu.com -Direktorat Tindak Pidana Siber Badan Reserse Kriminal Polri telah melakukan panggilan kepada Bendahara Saracen sebanyak dua kali, namun tak 1 kali pun dipenuhi panggilan tersebut.

Menurut keterangan yang didapat dari Kepala Subdit 1 Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, Kombes Pol Irwan Anwar, Bendahara Saracen atas nama Retno alias Mirda, Dwiyandi dan Riandi, saat panggilan kemarin Senin (02/10/2017) kembali mangkir. Sudah banyak diketahui bahwa Retno sudah dua kali tidak memenuhi panggilan pemeriksaan tim penyidik, padahal keterangan darinya sangatlah dibutuhkan untuk keperluan pengungkapan aliran dana yang diterima grup Saracen.

Pemanggilan tersebut terkait kasus penyebaran ujaran kebencian dan berita bohong berkonten Suku, Agama Ras dan Antargolongan (SARA) oleh sejumlah anggota kelompok Saracen di jejaring media sosial Facebook.

Ketidak hadiran ketiga bendahara Saracen tersebut mempunyai alasan yang bervariasi seperti ada yang baru menerima kabar pemeriksan , ada yang mengaku bahwa dirinya sedang mengalami sakit diare, dan ada pula yang langsung mengirim pesan ke pihak penyidik.

Namun sejauh ini pihak kepolisian telah melakukan penahanan terhadap empat orang tersangka pengelola Saracen, yakni Jasriadi (Jas), Muhammad Faizal Tonong (MFT), Sri Rahayu Ningsih (SRN), dan Muhammad Abdullah Harsono (MAH).
sumber

Baca:

Buka Komentar